VIVAnews – Lima atlet tinju yang dilaporkan melakukan pengeroyokan pada Direktur Pelatnas Tinju Sea Games Syamsul Anwar masih terus diburu Kepolisian. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Pusat, Komisaris Suwondo Nainggolan saat dihubungi mengatakan, seluruh identitas dan keberadaan pelaku sudah diketahui.
“Kami sudah dapatkan nama pelaku pengeroyokan. Berdasarkan keterangan korban, mereka memang atlet yang dicoret dari daftar peserta Pelatnas Sea Games,” ujarnya Selasa 20 Oktober 2009
Sejumlah petugas sudah dibagi menjadi beberapa tim dan dikerahkan untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka pengeroyokan. Peristiwa ini sendiri ini terjadi pada Minggu 18 Oktober 2009 di Hotel Century, Senayan, Jakarta.
Saat itu Syamsul tengah mengecek kesiapan anggota Pelatnas di Hotel yang jadi tempat peristirahatan atlet tersebut. Saat tiba di hotel, Syamsul langsung distop lima tersangka, yaitu ML, DH, MS, YF, dan AF, yang menanyakan mengenai tidak adanya nama mereka dalam daftar tim tinju ke Laos.
Syamsul menjelaskan kalau pencoretan dilakukan Komisi Teknik dan bukan merupakan keputusan dirinya. Merasa mendapat jawaban yang tak memuaskan, kelima petinju tersebut lantas menyerang Syamsul secara membabi buta hingga babak belur.
Selain mengalami luka memar di wajah dan bibir pecah, kendaraan miliknya juga hancur akibat dirusak pelaku. Sehari selepas pengeroyokan, Syamsul mendatangi Polres Jakarta Pusat untuk melaporkan tindakan pengeroyokan yang dialaminya sesuai Pasal 170 KUHP.
• VIVAnews
Popularity: 1% [?]






















Komentar Teman2 :